1 Ini Dia, Pengumuman SNMPTN 2015

Hasil Pengumuman SNMPTN 2015 - Bagi anda siswa kelas 12 SMA/MA, anda pasti pernah merasakan galaunya memilih jurusan. Namun pada akhirnya, anda akan menemukan jurusan yang tepat dan mantap bagi diri anda sendiri, anda lalu mencantumkan jurusan tersebut di SNMPTN 2015. 15 Maret, Pendaftaran SNMPTN ditutup. Anda perlu menunggu waktu yang cukup lama untuk melihat hasil pengumuman SNMPTN. Di sela waktu itu, anda juga disibukkan dengan persiapan menghadapi Ujian Nasional. Setelah Ujian Nasional, anda akan menemui masa vacuum dimana harus menunggu pengumuman SNMPTN yang sebentar lagi diumumkan. Pasti anda akan merasa deg-degan bukan. Bersiaplah



Pengumuman SNMPTN 2015 dapat dilihat secara online di website http://www.snmptn.ac.id Pengumuman ini dapat dilihat mulai tanggai 9 Mei 2015. Selamat buat anda yang dinyatakan diterima dan jangan menyerah buat anda yang belum diterima karena masih ada jalur lain yakni SBMPTN dan jalur Mandiri masing-masing universitas.

0 Macam-Macam Uji Kandungan dalam Kimia

Jenis-jenis uji kandungan dalam Kimia - Bagi kalian siswa SMA jurusan IPA pasti sering kan praktikum di laboratorium kimia untuk menguji berbagai kandungan zat makanan seperti karbohidrat dan protein. Nah untuk mengidentifikasinya kita perlu menggunakan zat tertentu dan memperhatikan warna yang dihasilkannya. Berikut adalah berbagai macam uji kandungan dalam praktikum kimia


Uji Fehling
Untuk mengetahui gula pereduksi (karbohidrat selain sukrosa dan polisakarida)
Hasil Positif (+) : Terdapan endapan merah bata (Cu2O)

Uji Tollens
Untuk mengetahui gula pereduksi (karbohidrat selain sukrosa dan polisakarida)
Hasil Positif (+) : Terdapat endapan berwarna cermin perak

Uji Iodium
Untuk mengetahui kandungan polisakarida
Hasil Positif (+) : Adanya warna biru (pada amilum), warna coklat merah (glukosa), coklat (selulosa)

Uji Mollisch
Untuk mengetahui adanya karbohidrat dalam suatu bahan makanan
Hasil Positif (+) : Adanya cincin ungu di dasar tabung

Uji Seliwanoff
Untuk membedakan glukosa dan fruktosa
Hasil Positif (+) : Timbul warna merah (fruktosa), glukosa tidak timbul warna merah

Uji Barfoed
Untuk membedakan monosakarida dan disakarida
Hasil Positif (+) : Timbul warna biru pekat (monosakarida) atau timbul warna biru muda bening (disakarida)

Uji Xanthoproteat
Untuk mengetahui protein yang mengandung cincin benzene
Hasil Positif (+) : Timbul endapan putih setelah ditambah asam nitrat pekat dan timbul warna kuning/jingga setelah dipanaskan

Uji Biuret
Untuk mengetahui adanya protein melalui ikatan peptida
Hasil Positif (+) : Timbul warna ungu

Uji Timbal Nitrat
Untuk mengetahui adanya belerang dalam protein
Hasil Positif (+) : Adanya endapan PbS berwarna hitam

Uji MillonUntuk mengetahui adanya gugus fenil dalam proteinHasil Positif (+) : Terbentuknya cincin merah setelah dipanaskan

Uji Benedict
Untuk mengetahui gusus keton / aldehid / untuk analisis karbohidrat

Hasil Positif (+) : Timbul warna biru

0 Manfaat Senyawa Turunan Benzena

Penerapan dan manfaat Senyawa Turunan Benzena


Metil Benzena (Toluena)
  • Pelarut senyawa karbon
  • Bahan dasar pembuatan asam benzoate
  • Bahan dasar pembuatan bahan peledak (TNT)
  • Peningkat bilangan oktan

Nitro Benzena
  • Pembuatan anilin
  • Parfum pada sabun
  • Penyemir
  • Pelarut cat
  • Pengkilap lantai

Fenol
  • Bahan baku pembuatan karbol
  • Bahan pembuatan zat warna
  • Bahan pelarut pada permunian minyak pelumas
  • Bahan dasar pada pembuatan plastic bakelit
  • Desinfektan
  • Antiseptik

Fenilamina (Anilin)
  • Zat warna diazo
  • Obat-obatan
  • Bahan bakar roket dan peledak

Vinil Benzena
  • Bahan dasar pembuatan polimer sintetik polistirena
  • Isolator listrik
  • Sol sepatu

Benzaldehid
  • Pengawet
  • Bahan baku pembuatan parfum
  • Penambah aroma makanan

Asam Benzena Sulfonat
  • Pembuatan obat-obat sulfat
  • Bahan pembuat detergen
  • Asam Salisilat
  • Anti jamur pada bedak dan salep

Asam Benzoat
  • Pengawet makanan
  • Pembasmi kuman (desinfektan)

Asam Tereflatat
  • Bahan pembuatan indicator fenolftalein
  • Zat warna
  • Obat-obatan
  • Zat pewangi
  • Bahan serat sintetik polyester

0 Contoh Reaksi Eksoterm dan Endotern

Contoh Reaksi Eksoterm dan Endoterm. Reaksi Eksoterm merupakan reaksi yang melepaskan kalor dari sistem ke lingkungan sementara itu Reaksi Endoterm merupakan reaksi yang menyerap kalor dari lingkungan ke sistem. 
Berikut adalah artikel mengenai berbagai macam reaksi eksoterm dan endoterm yang mungkin bermanfaat bagi kalian semua

Contoh Reaksi Eksoterm :
  • Reaksi pembakaran
  • Reaksi Respirasi
  • Reaksi Pembentukan
  • Reaksi Nuklir
  • Reaksi netralisasi
  • Reaksi karbit dengan air
  • Reaksi alkana dengan asam
  • Reaksi pembentukan molekul dari atom pada fase gas
  • Batu kapur direndam dalam air
  • Uap air menjadi hujan (kondensasi)
  • Pencampuran air basa lemah
  • Pencampuran air anhidrat
  • Pembantukan air/salju di awan
  • Uap air menjadi air
  • Air menjadi Es

Contoh Reaksi Endoterm :
  • Es menjadi air
  • Air menjadi uap air
  • Pelarutan urea dalam air
  • Pembentukan kation dari sebuah atom dalam fase gas
  • Pemanggangan ion
  • Mencampurkan air dengan ammonium nitrat
  • Memisahkan pasangan ion
  • Mencairkan garam padat
  • Karbon dipanaskan dengan uap Air
  • Reaksi Fotosintesis

0 Sifat-Sifat Unsur Radioaktif

Sifat-sifat dan ciri-ciri unsur radioaktif - Berikut adalah materi kelas XII SMA Pelajaran Fisika Semester 2. Semoga artikel tentang sifat dan ciri Radioaktif ini dapat bermanfaat bagi kalian semua

  1. Dapat menghitamkan pelat fotografi / film
  2. Memancarkan berbagai partikel
  3. Tidak terlihat
  4. Memiliki daya ionisasi terhadap gas
  5. Memudarkan benda-benda yang berlapis ZnS
  6. Merusak jaringan tubuh
  7. Dapat dipengaruhi medan magnet atau medan listrik
  8. Dapat terurai menjadi sinar alfa, beta, gamma
  9. Memiliki inti yang tidak stabil
  10. Dapat mengalami reaksi transmutasi (meluruhnya suatu isotop menjadi isotop lain)
  11. Dapat mengalami desintegrasi membentuk unsur baru
  12. Dapat menembus lempeng logam tipis
  13. Memancarkan sinar radiasi
  14. Dapat mengubah sifat sel somatic
  15. Memiliki waktu paruh

0 Penerapan Sifat-Sifat Koloid

Berikut adalah artikel mengenai Penerapan Sifat-Sifat Koloid. Semoga artikel ini dapat memberi manfaat untuk anda semua dan menambah wawasan mengenai Penerapan Sifat-Sifat Koloid. terima kasih. 


Efek Tyndall
  • Sorot cahaya mentari
  • Sorot lampu mobil
  • Warna langit

Elektroforesis
  • Identifikasi DNA
  • Penyaringan debu  pabrik
  • Alat cottrel

Adsorpsi
  • Pewarnaan pakaian / serat woll
  • Pemisahan mineral logam dari bijihnya
  • Pembuatan gula
  • Penyembuhan sakit perut
  • Penjernihan air dengan tawas
  • Deodoran
  • Melewatkan air tebu pada tanah diatom

Koagulasi
  • Penggumpalan lumpur / tanah liat
  • Pembentukan delta
  • Penutupan luka dalam darah
  • Penggumpalan debu / asap pabrik
  • Pengolahan karet
  • Pemberian asam asetat pada lateks

Dialisis
  • Proses cuci darah
  • Penghilangan sianida dari tepung tapioka

Koloid Pelindung
  • Penggunaan lesitin pada margarine
  • Penggunaan gelatin pada es krim
  • Penggunaan minyak silicon pada cat
  • Penggunaan kasein pada susu

0 Fungsi, Manfaat, Peranan Karbohidrat, Lemak, dan Protein

Berikut ini adalah artikel mengenai fungsi, manfaat, kegunaan, dan peranan Karbohidrat, Lemak, dan Protein. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi kalian semua. 


Kegunaan, Fungsi, Peranan, Manfaat Karbohidrat
  1. Sebagai sumber energy utama
  2. Mengatur metabolism lemak
  3. Melancarkan pencernaan
  4. Menjaga keseimbangan asam basa
  5. Membantu penerapan kalsium
  6. Sebagai komponen penting dalam control genetika
  7. Sebagai komponen struktur sel

Kegunaan, Fungsi, Peranan, Manfaat Protein
  1. Biokatalis pada proses metabolism
  2. Mengendalikan pertumbuhan
  3. Zat pembangun dan penyusun struktur tubuh
  4. Alat pengangkut dan penyimpan
  5. Pengganti sel-sel tubuh yang rusak
  6. Alat pertahanan tubuh (sebagai antibody)
  7. Berperan dalam Transport oksigen
  8. Membantu metabolism tubuh
  9. Sebagai enzim yang mengkatalis reaksi
  10. Mengetahui ikatan peptida
  11. Sebagai komponen membran sel
  12. Penyusun hormon yang mengatur aktivitas seluler
  13. Sebagai makanan cadangan
  14. Sebagai penggerak otot
  15. Pelindung jaringan di bawahnya
  16. Berperan dalam metabolisme gula darah
  17. Sebagai zat antitoksin yang terdapat dalam plasma

Kegunaan, Fungsi, Peranan, Manfaat Lemak
  1. Menyimpan cadangan energy
  2. Berperan dalam pembentukan sel
  3. Mempertahankan struktur seluler
  4. Mengatur suhu tubuh
  5. Pelindung organ-organ tubuh vital
  6. Penyekat jaringan tubuh
  7. Melarutkan dan mentransfer senyawa-senyawa tertentu
  8. Menjaga tubuh terhadap pengaruh luar
  9. Sebagai insulator listrik
  10. Sebagai cadangan makanan
  11. Sebagai pelarut vitamin A, D, E, K
  12. Sebagai komponen membrane sel yang berperan dalam proses kekebalan jaringan
  13. Sebagai komponen dalam proses pengangkutan melalui membrane
  14. Sebagai penyusun membrane sel bersama protein
  15. Sebagai lapisan pelindung

0 Kegunaan Berbagai Macam Radioisotop


Kegunaan radiisotop dalam bidang sehari-hari


Kegunaan radioisotop dalam bidang Kedokteran
Na-24       : Mendeteksi gangguan peredaran darah
Fe-59        : Mengukur laju pembentukan sel darah merah
I-131         : Mendeteksi gangguan kelenjar tiroid / gondok
P-32           : Mendeteksi penyakit mata, liver, tumor
TI-201       : Mendeteksi kerusakan jantung
Xe-133      : Mendeteksi penyakit paru-paru
Tc-99         : Mendeteksi kerangka tulang manusia
Co-60        : Membunuh sel-sel kanker / tumor
Cr-51         : Mendeteksi kerusakan limpa
Se-75        : Mendeteksi kerusakan pancreas
Ga-67        : Mendeteksi kerusakan getah bening
C-14          : Mendeteksi diabetes / anemia
Ca-47        : Mendeteksi penyakit pada tulang dan darah
Cs-47         : Pengobatan kanker tulang

Kegunaan radioisotop dalam bidang lain :
Tc-99        : Mendeteksi gangguan kebocoran pipa air bawah tanah
Na-24       : Mengetahui kecepatan air / gerak lumpur sungai
O-18         : Mempelajari mekanisme reaksi esterifikasi


0 Penerapan Sifat Koligatif Larutan

Berikut adalah materi kimia untuk siswa kelas 12 SMA/MA yakni Bab Sifat koligatif larutan. Pada artikel ini akan disebutkan berbagai macam penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidan sehari-hari.

penerapan sifat koligatif larutan

1) Penurunan Tekanan Uap
  • Tingginya kadar garam di laut mati

2) Kenaikan Titik didih
  • Penyulingan minyak bumi
  • Menambahkan bumbu setelah air mendidih saat memasak

3) Penurunan Titik Beku
  • Pencairan salju dengan garam / urea
  • Pembuatan es putar / es krim
  • Penambahan etilen glikol pada radiator mobil
  • Antibeku pada tubuh hewan

4) Tekanan Osmosis
  • Naiknya air dari tanah melalui akar
  • Membunuh lintah dengan garam
  • Penggunaan obat tetes mata
  • Pemisahan zat beracun dalam air limbah
  • Pengawetan makanan dengan garam dapur
  • Penggunaan larutan infus melalui pembuluh darah
  • Pembuatan ikan asin
  • Pengawet makanan
  • Mengontrol bentuk sel
  • Desalinasi air laut (osmosis balik)

0 Materi Sistem Pertahanan Tubuh Manusia

Materi berikut adalah materi biologi kelas XI SMA semester 2 yakni Sistem Pertahanan Tubuh Pada Manusia

Pertahanan Tubuh Manusia ada 2 jenis yakni :
  • Pertahanan Tubuh Non Spesifik
  • Pertahanan Tubuh Spesifik
Pertahanan Tubuh Non Spesifik :
  • Kulit dan mukosa
  • Inflamasi
  • Sel-sel Fagosit
  • Protein Antimikrobia / Protein Komplemen
  • Protein Interferon
Pertahanan Tubuh Spesifik
  • Limfosit
  • Antibodi 
Pertahanan Tubuh Non Spesifik 

1) INFLAMASI

Inflamasi adalah respon dari gejala nyeri, panas, bengkak, kemerahan.
Tahapan inflamasi :
  1. Adanya luka
  2. Patogen masuk dan menginfeksi
  3. Jaringan yang terinfeksi merangsang mastosit
  4. Mastosit mengeluarkan histamin dan prostaglandin
  5. Terjadi pelebaran pembuluh darah
  6. Daerah terinfeksi menjadi merah/panas/bengkak/nyeri
  7. Aliran darah meningkat
  8. Terjadi perpindahan sel fagosit menuju jaringan yang terinfeksi
  9. Fagosit memakan patogen
2) FAGOSITOSIS

Sel-sel fagosit mencerna mikrobia atau partikel asing
Jenis sel fagosit :
  • Fagosit Mononuklear : Terdiri atas monosit (di darah) dan makrofag (di jaringan)
  • Fagosit Polimorfunuklear : Granulosit (Neutrofil, Eosinofil, Basofil, Cell Mast)
3) PROTEIN ANTIMIKROBIA / KOMPLEMEN

Tahapan Kerja Protein Antimikrobia (Komplemen):
  1. Protein antimikrobia membentuk lubang pada dinding sel / membran plasma bakteri
  2. Ion-ion Ca2+ keluar dari bakteri
  3. Cairan dan garam-garam dari luar bakteri masuk ke dalam sel bakteri
  4. Sel bakteri hancur
4) INTERFERON

Tahapan Kerja Interferon :
  1. Virus masuk ke tubuh (tidak melalui pembuluh darah)
  2. Sel-sel yang terinfeksi menghasilkan interferon
  3. Interferon berikatan dengan sel-sel yang tidak terinfeksi
  4. Sel-sel yang berikatan dengan interferon membentuk zat yang mampu mencegah replikasi virus
Pertahanan Tubuh Spesifik 

1) LIMFOSIT
Limfosit B : Pembentukan kekebalan humoral dan membentuk antibodi
Limfosit T : Pembentukan kekebalan seluler dengan menyerang sel penghasil antigen dan membantu produksi antibodi

Limfosit B
  • Sel B Plasma : Membentuk antibodi
  • Sel B Pengingat : Mengingat antigen yang pernah masuk
  • Sel B Pembelah  : Membentuk sel B Plasma dan sel B Pengingat
Limfosit T
  • Sel T Pembunuh : Menyerang patogen yang masuk ke tubuh
  • Sel T Pembantu : Menstimulasi pembentukan jenis sel T lainnya dan sel B Plasma serta mengaktivasi makrofag melakukan fagositosis
  • Sel T Supresor : Menurunkan respon imun, menurunkan produksi antibodi, mengurangi aktivitas sel T pembunuh (bekerja setelah infeksi berhasil ditangani
2) ANTIBODI

Antibodi berfungsi mengikat antigen lalu antigen ditangkap dan dihancurkan makrofag.
Kerja Antibodi:
  • Netralisasi : Menghalangi tempat penngikatan virus / membungkus bakteri
  • Aglutinasi : Penggumpalan partikel yang mengandung antigen (contoh : mikrobia)
  • Presipitasi : Pengendapan antigen yang dapat larut
  • Fiksasi Komplemen : Aktivasi Komplemen